Himti Togetherness and Top Performances

Sebenarnya ditengah-tengah AO, ada satu acara yang sebenarnya tidak wajib untuk diikuti para mahasiswa SOCS, yaitu acara Himti Togetherness and Top Performances (HTTP). Tema HTTP tahun ini adalah Strengthening Harmony and Inspiring New Performances. Dari apa yang saya dengar, acara ini mencakup acara live dari guest star, stand makanan, talk show, dan hanya itu saja sih yang saya dengar awal-awal. Mereka bahkan menyediakan shuttle services untuk pergi ke lokasinya, yaitu getung BPTN 2. Kebetulan saya tidak tahu lokasinya juga, jadi saya langsung ikut shuttle service yang disediakan. Oh iya, sebenarnya himti juga mengadakan PBC (pembelajaran bahasa c), saya mengikuti kelas ini, kelas ini sangat bermanfaat, apa yang diajarkan itu merupakan hal-hal penting yang akan terus digunakan saat nanti saya kuliah, untuk itu saya sangat berterima kasih pada himti. Baik, cukup sampai disini, langsung saya memasuki acara HTTP.

Sesampainya di lokasi acara, saya melihat ada sebuah film yang ditayangkan. Saya tidak tahu itu film apa, tetapi filmnya cukup menarik untuk mengisi waktu yang luang dalam persiapan acara. Ternyata persiapan acaranya masih belum selesai juga setelah film tersebut selesai, wow lama juga ya persiapannya, kata-kata tersebut sempat terpikirkan oleh saya. Film ke-2 diputar setelah saya memikirkan kata-kata tersebut, kali ini saya tahu filmnya karena saya sudah menontonnya di bioskop, Big Heroes 6. Yah, hanya setengahnya saja sih yang ditayangkan, karena acaranya sudah selesai dipersiapkan ditengah-tengah film tersebut.

Awal acara dimulai dengan penampilan dari band himti dan berbagai macam penampilan lainnya. Seusai penampilan mereka, ada sesi makan siang sebelum kita memasuki sesi talk show dengan alumni-alumni binus yang telah menjadi entrepreneur dalam usia yang masih muda. Makan siang yang disediakan adalah nasi dengan tempe orek, sayur, dan ayam cincang. Saya harus jujur, makanannya sebenarnya enak, namun porsinya sangat sedikit, saya sama sekali tidak merasa kenyang. Oleh karena itu, saya pergi ke stand makanan dan membeli lagi makanan. Oke, sesi talk show dimulai, Salah satu orang yang diundang hari ini adalah Laksamana Mustika. Hostnya membicarakan tentang bagaimana Laksamana menggabungkan IT dan dunia marketting. Pembicaraannya sih sebenarnya cukup menarik, tetapi saya masih belum begitu tahu banyak tentang apa yang dilakukan dalam marketting. Jadi yaaaa… banyak yang saya tidak mengerti dalam pembicaraannya.

Setelah talk show ada drama singkat dari kakak-kakak himti. Disini saya harus sangat jujur, dramanya sungguh menyedihkan, dubbingnya jelek, ceritanya tidak jelas, dan suara dubnya terlalu lebai. Saya mengerti suaranya itu disengajakan, berusahalah lebih baik di lain waktu karena hasilnya tidak sesuai dengan yang apa yang ingin disampaikan. Meskipun ceritanya tidak jelas, pesan-pesan yang disampaikan cukup tersampai.

Akhirnya masuk ke penutup acara, jujur saja, saya tidak berharap banyak dari apa yang akan ditampilkan. Pembukanya dimulai dengan sebuah dance team, tariannya cukup menarik, tetapi tidak sampai wah. Setelah penampilan dance, guest star yang dipanggil pun akhirnya muncul, jujur ya saya sangat tidak menikmati nyayiannya, bahkan saya sudah lupa siapa yang tampil. Mungkin hal ini disebabkan juga oleh saya yang tidak begitu menyukai lagu-lagu barat jaman sekarang, tetapi mereka menyanyikannya dengan baik, itu plusnya. Ada 1 lagi penyanyinya, saya lupa namanya, bahkan tidak tahu, karena disebut dengan sangat tidak jelas, saya pikir sound systemnya agak jelek saat itu. Sama saja dengan yang sebelumnya, namun dia menyanyikan lagu-lagunya dengan baik.

Kita masuk ke penutup acara tersebut. Penutupnya adalah seseorang DJ. Saya harus jujur pada saat ini, keadaannya sangat ricuh dan saya juga tidak menyukai lagu-lagu yang diputar oleh DJnya, ditambah dengan keadaan yang berantakan seperti ini, sudah mustahil bagi saya untuk menikmati apapun yang DJ tersebut putarkan. Saya perjelas keadaannya, ada banyak orang yang berbaris lalu lompat-lompat mengelilingi tempat acara tanpa memperdulikan orang-orang disekitarnya, kaki saya sampai terinjak berkali-kali, disebelah saya ada seseorang yang merekam dirinya dengan suasana acara sambil berputar-putar memakai tongsis, saya jadi mengerti kenapa di dalam pertunjukkan live semua kamera atau perekam biasanya tidak boleh digunakan. Inti yang mau saya sampaikan, penutup acaranya ini sangat mengecewakan, semoga kakak-kakak himti dapat belajar dari acara penutup ini.

Waktu pulang akhirnya tiba! Namun itu terhalang oleh antrian yang tidak jelas penyebabnya, tidak apa-apa sih, saya masih bisa berbincang bersama teman-teman saya. Akhirnya saya pulang membawa goodie bag himti, isinya menarik, ada pin, kaos, nescafe, teh, dan majalah himti. Sejujurnya saya kecewa dengan keseluruhan acara HTTP ini, semoga tahun depannya lebih baik lagi. Sekian dari saya, mohon maaf bila ada kata yang menyinggung, terima kasih.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *